Hore, biar hasilnya gak sebagus sama yang lain di KBB tapi bangga juga loh masang logo ini. Kalo bukan karena KBB, gak akan deh kepikiran nyoba bikin sih MERINGUE ini
Ya, tiga kata diatas adalah bermakna sama, hanya kesan pengucapan saja yang berbeda. Intinya 3 kata diatas adalah konsep sekolah yang muridnya tidak pulang setiap hari. Ada yang pulang tiap weekend, ada yang pulang sebulan sekali, bahkan ada yang pulang setiap libur semester saja. Boarding - Asrama - Pesantren, belakangan ini menjadi tren bagi orang tua yang mencari sekolah untuk anaknya. Ada yang dimulai dari anak usia SD, usia SMP atau usia SMA. Boarding - Asrama - Pesantren ini, biasanya sekolah yang berbasis keagamaan. Walau sama berbasis keagamaan, tapi banyak perbedaan antara sekolah satu dengan yang lainnya. Ada yang memang memfokuskan dengan hafalan Quran atau yang berimbang antara pendidikan umum dan pendidikan agama, walau porsi agamanya tetap lebih besar. Kalau dulu saat kakak Izza memutuskan ingin masuk tipe sekolah seperti ini, yang saya lakukan adalah survey dan mencari info sebanyak-banyaknya. Dari awal mencari sekolah anak, yang kami lakukan sela...
tulisan lama yang belum di publish, saat mencari SMP untuk Kakak Izza. Sekarang anaknya udah mau cari SMA. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Buat bunda, mencari sekolah anak ini susah - sudah gampang. Dari dulu jamannya nyari TK buak kakak Izza-pun udah pake acara survey dan minta sekolah yang disurvey buat trial. Yang akan jadi perhatian utama adalah yang membuat anak bunda nyaman. Nyaman dalam arti lingkungan, pola belajar, dan juga memang terjangkau sama kantong. Saat ini bunda lagi nyari Islamic Boarding School a.k.a PESANTREN buat kakak Izza. Yup, suatu pilihan sekolah yang dibuat sama kakak izza sendiri. Ditanya berkali-kalipun jawabannya sama, "aku mau pesantren, biar hafalan quran bisa lebih banyak". Entah apa yang membuat kakak tiba-tiba memutuskan mau masuk pesantren, apakah hanya terpengaruh teman, atau tidak. Pertanyaan awal kakak adalah SMP IT Assyifa Boarding ...
Belakangan ini bunda lagi berkutit dengan kesehatan bunda sendiri. Dari mulai pusing kepala yang sering banget dialamin, sampe dada yang sering sakit sampe nyesek. Bunda mulai mencari segala info yang berkaitan dengan yang dialamin. Symptom yang dirasain. Tapi, murni ini bukan mau coba menjadi "dokter", hanya untuk mengumpulkan informasi dan saat ketemu dokter nantinya bisa tanya sejelas-jelasnya. Hak pasien untuk mendapatkan info sedetil mungkin tentang penyakitnya. Keinget salah satu bahasan di email di salah satu milist kesehatan yang bunda ikutin. *masa untuk beli barang elektronik bisa begitu teliti, tapi buat kesehatan diri sendiri gak mau detail* Alhamdulillah, semua dokter yang bunda temuin (dokter syaraf dan dokter penyakit dalam) adalah dokter-dokter yang open mind, yang gak pelit menjelaskan terkait penyakit bunda. Dan juga mereka tidak memberikan pengobatan yang tidak perlu. Entah, apakah mereka sudah bisa dibilang dokter yang RUM atau belum...
Comments
Post a Comment